Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

Nabi Saleh AS menjadi salah satu nabi yang diutus Allah SWT untuk memberi penerangan kepada kaum Tsamud. Mereka adalah kaum yang hidup di kawasan al-Hijr (sekarang dinamakan Mada’in Shaleh) dan tak mengenal Tuhan.

Mereka hanya hidup berdampingan antara satu dan lain dengan menyembah batu yang mereka pahat sendiri. Saat Nabi Saleh AS datang, sebagian dari kaum Tsamud memilih tak percaya dan menyatakan Nabi Saleh adalah orang bodoh.

Baca Juga : Gemar Melucu, Sahabat Rasulullah Ini Disebut Masuk Surga dengan Tertawa

Dr Khalid Zeed Abdullah Basalamah Lc MA atau lebih dikenal sebagai Ustaz Khalid Basalamah menyampaikan, berdasarkan HR Bukhari, Nabi Saleh AS memiliki perjuangan yang luar biasa saat menyadarkan kaum Tsamud.

Hingga suatu ketika, Nabi Saleh AS tengah berdakwah di tengah padang pasir. Maka datanglah kaum Tsamud yang mengejek Nabi Saleh AS dan menantang Nabi Saleh AS untuk mengeluarkan seekor unta betina dari balik gunung batu.

Kemudian Mabi Saleh AS menjawab, "Apakah jika saya berdoa dan meminta kepada Allah SWT, kalian akan beriman?"

Saat itu orang kafir menjawab dengan meminta agar unta betina yang keluar juga bisa memberikan susu untuk orang di seluruh negeri. Nabi Soleh pun kembali bertanya dan orang-orang kafir tersebut menjawab iya.

Lalu saat Nabi Saleh AS berdoa,  tiba-tiba gunung batu tersebut retak dan keluar unta betina. Dalam HR Bukhari dijelaskan bahwa unta betina itu akan mengisi susu ke kaum Nabi Saleh. Setiap hari, kaum Nabi Saleh akan menyediakan bejana di depan rumah mereka dan unta betina itu akan langsung mengisinya dengan susu, tanpa harus diperah.

Baca Juga : Wafat Lantaran Wabah Penyakit Menular, Sahabat Rasulullah Ini Telah Dijamin Masuk Surga

Sebagian dari kaum Tsamud itu mengimani mukjizat  Nabi Saleh AS. Namun sebagian lagi malah merasa iri dan melakukan perbuatan keji lainnya. Mereka bersekongkol untuk membunuh unta yang memberikan susu kepada kaum Tsamud itu.

Maka sesuai janji Allah SWT,  kaum Tsamud dimusnahkan oleh Allah SWT. Allah SWT berfirman dalam QS al-A’raaf Ayat 73 yang berbunyi, "Sesungguhnya, telah datang bukti yang nyata kepadamu dari Tuhanmu. Unta betina Allah ini menjadi tanda bagimu maka biarkanlah ia makan di bumi Allah dan janganlah kamu mengganggunya dengan gangguan apa pun, (yang karenanya) kamu akan ditimpa siksaan yang pedih."