Ketua DPD PKS Kabupaten Lumajang H. Khusnul Khuluk (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Ketua DPD PKS Kabupaten Lumajang H. Khusnul Khuluk (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Pengurus artai baru yang didirikan oleh Anis Matta dan Fahri Hamzah, yakni Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Partai Gelora) Kabupaten Lumajang, sebagian diantaranya berasal dari mantan pengurus Partai Keadilan Sejahtera atau PKS.

Hal ini juga dibenarkan oleh Ketua DPD PKS Kabupaten Lumajang H. Khusnul Khuluk ketika dikonfirmasi media ini. Namun menurut Khusnul Khuluk, hanya sekitar 10 persen saja dari kadernya yang kemungkinan berpindah ke Partai Gelora.

“Tidak besar, hanya sekitar 10 persen, dan saya yakin tidak akan ada pengaruhnya kepada PKS. Pada Pileg kemarin sebenarnya teman-teman yang sekarang ada di Partai Gelora sudah bergabung dengan Garbi, tapi Alhamdulillah kita masih dapat 4 kursi di DPRD Lumajang,” kata Khusnul Khuluk.

Khusnul Khuluk mengaku tidak khawatir dengan kehadiran Partai Gelora di Lumajang, karena kader PKS sudah sangat solid untuk membesarkan PKS di Lumajang.

“Saya tidak menganggab sebagai pesaing, saya kira Partai Gelora akan memiliki segmen pemilih sendiri nantinya, dan saya yakin PKS akan makin besar kedepan,” kata Khusnul Khuluk kemudian.

Sementara itu Muhammad Hankam, salah seorang Pengurus Partai Gelora mengatakan, tidak seluruh pengurus Partai Gelora berasal dari PKS, walaupun pendirinya berasal dari mantan petinggi PKS, yakni Anis Matta dan Fahri Hamzah.

“Banyak yang berasal dari mahasiswa dari perguruan tinggi. Hari ini ada mahasiswa dari Malang yang bergabung dengan kita. Memang ada sekitar 50 persen mungkin yang berasal dari PKS,” kata Hankam melalaui sambungan ponselnya, hari ini Senin (2/12).