Bupati Jember dr. Faida MMR saat memberikan statemen usai membuka acara seminar peternak di Aula Wahyawibawagraha (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)
Bupati Jember dr. Faida MMR saat memberikan statemen usai membuka acara seminar peternak di Aula Wahyawibawagraha (foto : Moh. Ali Makrus / Jatim TIMES)

Upaya Pemkab Jember untuk mendukung kemandirian pangan di dunia peternakan terus dilakukan Bupati Faida, Senin (2/12/2019). Bupati dengan latar belakang dokter ini, menggelar seminar yang diikuti oleh ratusan peserta terdiri dari pengusaha, peternak dan mahasiswa di Aula Wahyawibawagraha.

Seminar ini digelar sebagai upaya untuk mengimplementasi usaha peternakan dari hulu sampai hilir dalam mendukung kemandirian pangan. “Kegiatan ini wujud implementasi usaha peternakan dari hulu sampai hilir dalam mendukung kemandirian pangan,” ujar Faida.

Pada kesempatan tersebut, Faida juga menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk menggabungkan berbagai elemen yang ada di dunia peternakan. “Hari ini kita kumpul, ada pengusaha, ada peternak dan juga mahasiswa, untuk mewujudkan kemandirian pangan. Kita memang harus berjalan bersama, tidak bisa sendiri-sendiri. Dan di Jember, hal ini yang harus bisa kita diwujudkan,” tuturnya.

Faida mencontohkan, seperti yang sudah dilakukan oleh Poltek Jember. Yakni menciptakan mesin produksi pakan ternak hasil karya dari mahasiswanya. Dengan adanya kolaborasi antara pengusaha, peternak dan juga perguruan tinggi, menurut Faida tidak sulit untuk mewujudkan kemandirian pangan.

“Sekarang bisa kita lihat, kotoran dari ternak, bisa dikelola menjadi pupuk. Selain itu, bahan baku untuk pakan ternak di Jember juga sangat melimpah. Ada daun kakao, kulit kedelai edamame, dan beberapa tumbuhan yang memiliki protein tinggi untuk hewan," sebutnya. 

"Bayangkan kalau bahan-bahan pakan ternak ini dikelola di Jember, dan digunakan oleh peternak Jember, maka akan banyak keuntungan yang bisa dirasakan oleh peternak karena biaya operasional tidak harus mendatangkan dari luar daerah, ini yang dinamakan implementasi peternakan dari hulu sampai hilir,” beber Faida.

Selain itu, dalam kesempatan ini, Pemkab Jember juga membuat MoU dengan SPR dan usaha produk peternakan yang salah satunya produk susu. Kegiatan tersebut sekaligus rangkaian pemberian polis asuransi untuk peternak.

"Kita akan membuat seribu kantin bela negara di sekolah-sekolah yang berkomitmen hanya kantinnya akan menjual produk-produk asli Kabupaten Jember sebagai upaya untuk memajukan ekonomi bersama-sama," pungkasnya. (*)