Foto ilustrasi bahan jamu (istimewa)

Foto ilustrasi bahan jamu (istimewa)



Riset Mahasiswa Thailand di Malang  1

Ada satu jamu di Thailand yang memiliki khasiat yang sama dengan jamu beras kencur di Indonesia namun terbuat dari bahan-bahan yang berbeda. Nama jamu tersebut adalah Nambuabok.

Seorang mahasiswa asal Thailand bernama Nattharinee Wannawas dari Walailak University, Thailand jurusan Asean Studies yang mengikuti Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Universitas Negeri Malang mengungkap hal ini dalam penelitiannya.

Jamu tradisional dari Indonesia antara lain sambiloto, temulawak, beras kencur, kunyit madu dan lain-lain. Khusus untuk jamu beras kencur memiliki banyak manfaat, di antaranya bisa mengobati sakit kepala, mengobati jerawat, dan diminum setelah bekerja untuk menyegarkan badan.

"Di Thailand juga ada jamu tradisional. Jamu tradisional dari Thailand ada beberapa jenis, yaitu Namkhing, Fatalaijon, Rakbua, Baibuabok, Jamur Lingzhii dan lain-lain. Salah satu jamu yang memiliki manfaat seperti beras kencur yaitu Nambuabok," bebernya.

Nattharinee yang telah melakukan wawancara dengan beberapa penjual jamu di Malang menyatakan ada 3 jenis jamu yang digemari orang Indonesia. Jamu- jamu tersebut adalah beras kencur, kunyit asam, dan daun sirih.

"Tetapi jamu yang paling populer adalah beras kencur karena bisa membantu badan menjadi lebih segar setelah bekerja atau setelah kuliah," imbuhnya.

Beras kencur terbuat dari aneka rempah alami, yaitu beras putih, kencur, jahe, asam jawa, gula jawa, dan lain-lain.

Sama seperti beras kencur, Nambuabok juga cocok untuk badan yang lelah setelah bekerja atau lelah dari aktivitas sehari-hari, mengobati sakit kepala, mengobati jerawat, mengobati migrain, dan lain-lain.

"Namun Nambuabok dibuat dari daun buabok dan gula merah," imbuhnya.

Nattharinee menjelaskan, cara membuat jamu Nambuabok, pertama, bersihkan daun buabok. Kedua, rebus air dengan daun pandan sampai mendidih, biarkan sampai airnya hangat. Ketiga, bagi daun buabok menjadi 6 bagian. Secara bertahap masukkan ke dalam blender dan tambahkan air hangat satu cangkir, lalu haluskan dan saring dengan kain putih tipis. Terakhir, tambahkan sirup.

Sementara, pembuatan beras kencur lebih kompleks. Pertama, cuci beras sampai bersih, kemudian rendam dalam air selama 1 jam. Kedua, rebus asam jawa, gula pasir, gula merah, dan jahe dengan air sampai mendidih. Setelah itu, tunggu sampai agak dingin dan saring airnya. Ketiga, cuci bersih kencur yang masih segar, kemudian kupas kulitnya dan potong-potong.

Nattharinee Wannawas alias Arum dari Walailak University, Thailand

Keempat, tiriskan air rendaman beras yang sudah direndam lalu blender beras, kencur, dan air rebusan gula tadi hingga halus. Kelima, saring jamu beras kencur, kemudian peras ampas blenderan tadi sampai benar-benar kering. Terakhir, sajikan atau simpan terlebih dahulu di dalam kulkas.

Nattharinee pun sempat mencoba jamu beras kencur. Dikatakannya jamu beras kencur terasa manis dan sangat berbau kencur sehingga dia kurang suka.

"Sedangkan jamu Nambuabok ini ada 2 rasa, yaitu rasa manis dan rasa tawar. Peneliti suka jamu Nambuabok yang rasanya manis karena tidak bau daun buabok," tukasnya.

Menurutnya, di Malang masih terlihat penjual jamu gendong yang berkeliling. Akan tetapi di Thailand tidak ada penjual jamu keliling. Kebanyakan penjual jamu di Thailand akan menjual jamu hanya di warungnya saja.

Namun, dijelaskannya, pembeli jamu di Malang bukan hanya orang yang sakit saja, melainkan orang sehat juga minum jamu setiap hari. Sementara orang Thailand banyak yang tidak suka minum jamu.

"Mereka akan minum jamu hanya saat sakit karena ada beberapa orang yang berpikir bahwa jamu itu bisa menjadi obat kesehatan," ungkapnya.

Orang yang minum jamu kebanyakan adalah orang tua dan orang yang sudah bekerja. Anak-anak dan orang dewasa di Thailand sedikit sekali yang meminum jamu.

Kesimpulan dari penelitiannya adalah saat ini ada banyak obat yang bisa mengobati penyakit yaitu obat kimia dari dokter dan jamu tradisional yang dibuat dari bahan- bahan alami. Di Thailand dan di Indonesia, keduanya percaya bawa jamu tradisional bisa mengobati penyakit seperti obat dari doktermy

"Selain itu, mereka percaya bahwa jamu tradisional lebih aman daripada obat kimia. Semua orang bisa memilih obat yang paling bagus untuk kesehatan dirinya sendiri. Pilihlah obat yang luar biasa, aman dan cocok untuk kesehatan badan," pungkasnya.

 


End of content

No more pages to load