Santoso, Suwarno, dan Adi Misnanto tersangka peserta judi, saat diamankan polisi, Kecamatan Tirtoyudo (Foto : Polsek Tirtoyudo for MalangTIMES)

Santoso, Suwarno, dan Adi Misnanto tersangka peserta judi, saat diamankan polisi, Kecamatan Tirtoyudo (Foto : Polsek Tirtoyudo for MalangTIMES)


Editor

A Yahya


“Jangan bergerak, anda sudah dikepung,” teriak anggota kepolisian Unit Reskrim Polsek Tirtoyudo, saat mengerebek tiga pria yang kedapatan sedang asyik “nongkrong”. Ketiga pelaku yang diketahui warga Desa Taman Satrian, Kecamatan Tirtoyudo ini, diringkus petugas saat menggelar perjudian, Rabu (22/5/2019) tengah malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun MalangTIMES.com, ketiga pelaku judi tersebut adalah Santoso (27) Suwarno (37) dan Adi Misnanto (29). “Ketika diamankan, kami menyita berbagai barang bukti dari tangan ketiga tersangka. Diantaranya tiga set kartu remi dan uang tombokan judi senilai Rp 404 ribu,” kata Kapolsek Tirtoyudo, AKP Suyoto kepada malangtimes.com.

Terungkapnya kasus ini bermula dari informasi yang didapat petugas saat melangsungkan giat patroli rutin, di wilayah hukum Mapolsek Tirtoyudo. Saat itu, petugas mendapat laporan jika di sebuah warung kawasan penambangan pasir, yang ada di Kecamatan Tirtoyudo, marak ditemukan aksi perjudian.

Mendapat laporan, personel kepolisian langsung dikerahkan untuk melakukan penyelidikan. Hasilnya, saat menelusuri di lokasi penangkapan, anggota korps berseragam coklat ini mendapati tiga pelaku sedang asyik berjudi.

Tanpa menunggu lama, petugas langsung mengepung sekitar lokasi penggerebekan, guna meminimalisir ketiga pelaku kabur. “Hingga kini, kasusnya masih dalam proses lidik,” sambung Suyoto kepada MalangTIMES.com.

Di hadapan penyidik, ketiga pelaku mengaku jika bermain judi hanya untuk mengisi waktu luang, sembari menunggu waktu sahur tiba. Biasanya, saat malam usai salat tarawih. Ketiganya berkumpul guna melangsungkan judi remi. “Ketiga tersangka dijerat pasal 303 KUHP juncto Undang-undang nomor 7 tahun 1974, tentang perjudian," ujar perwira polisi dengan tiga balok dibahu ini.


End of content

No more pages to load